Wudhu 5 Kali Sehari Apa Cukup Bersihkan Hidung? Tersebut Kata Dokter

wudhu-5-kali-sehari-apa-cukup-bersihkan-hidung-ini-kata-dokter-1

Bonus harian di Keluaran SDY 2020 – 2021.

Suara. com awut-awutan Setiap umat muslim minimal akan melakukan wudhu lima kali sehari untuk menjalan ibadah salat. Membasuh hidung jadi salah satu urutan dalam berwudhu.

Akan tetapi apakah membasuh hidung lima kali sehari saat berwudhu cukup untuk membersihkan ruang hidung?

Dokter spesialis THT-KL dr. Hemastia Manuhara Harba’i, Sp. THT-KL., mengatakan bahwa hal tersebut tidak bisa dikatakan membersihkan hidung yang disarankan aecara medis.

Karena ketika berwudhu, biasanya air hanya menyabun sampai permukaan depan indra.

Baca Juga: Yang beda Cara Bersihkan Hidung Dengan Manual vs Elektrik

“Kalau dihirup juga itu hanya di area pendahuluan saja, enggak bisa datang ke belakang sampai ke area nasofaring. Itu dengan wudhu kurang dapat, ” kata dokter Hemas dalam webinar daring, Senin (26/4/2021).

Sedangkan mencuci hidung dengan disarankan harus bisa menyapu sampai ke area nasofaring atau area belakang indra. Sehingga segala kotoran dengan tersangkut bisa terbasuh serta keluar dari hidung.

Selain itu, tingkat keasaman tirta keran juga tidak betul untuk membersihkan hidung. Sinse Hemas mengatakan bahwa mencuci hidung sebaiknya gunakan cairan dengan tingkat keasaman atau pH netral yaitu tujuh. Seperti yang terdapat pada cairan infus atau NaCl.

“Air genahar Indonesia kita tidak terang seberapa besar bisa memfiasi kuman. Ia juga tak sesuai dengan pH tubuh. Jadi terasa seperti kira perih kalau menjangkau lebih dalam. Kalau kita ingin membersihkan hingga nasofaring, sepatutnya menggunakan cairan yang cocok dengan pH tubuh sesuai NaCl untuk cuci hidung, ” paparnya.

Dokter Hemas juga mengingatkan agar membersihkan hidung sebaiknya gunakan minuman steril. Jangan sekali-kali jika membuat cairan sendiri dengan campuran garam agar mendekati seperti NaCl.

Baca Juga: Jangan Anggap Kecil, Ini Pentingnya Bersihkan Lubang Hidung Secara Rutin

“NaCl memang cairan garam. Tapi itu bukan memakai garam dapur, garam inggris, atau garam lainnya, ” terang dokter Hemas.

Di kamar Ramadhan penuh berkah itu, mari kita ringankan muatan saudara sesama yang kesusahan. Berbagi sambil menambah kebiasaan lewat sedekah makanan beriringan Suara. com di laman Indonesia Sosial. Untuk tepat meng-input jumlah sedekah silakan KLIK DI SINI!