Walaupun Mirip, Begini Bedanya Serangan Kepanikan dan Kecemasan

Suara. com – Serangan panik dan kebingungan sering kali disamakan karena mempunyai gejala mental dan fisik yang mirip. Padahal keduanya merupakan kejadian mental yang berbeda.

Melansir dari Insider , serangan tegang adalah gelombang kecemasan intens yang mungkin datang secara tidak terduga dan tidak selalu memiliki kausa yang jelas.

Sementara serangan kecemasan muncul jadi bentuk ledakan kecemasan yang biasanya didahului oleh perasaan khawatir atau stres. Saat mengalami kecemasan, Kamu bisa menyadari penyebabnya.

Serangan panik ialah serangan rasa takut yang tiba-tiba. Kondisi ini sering kali ditandai secara fisik dengan jantung berdebar kencang, dada sesak, atau bangkit. Namun jika serangan panik berlaku terlalu sering, maka Anda mampu saja mengalami gangguan kepanikan.

Baca Juga: Hari Kesehatan Mental Sedunia, 3 Tips Sederhana agar Tetap Waras selama WFH

Ilustrasi perempuan tutupi wajahnya. (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan tutupi wajahnya. (Shutterstock)

Gangguan panik tunggal ditandai dengan serangan panik yang terjadi berulang. Kondisi ini tumbuh menjadi ketakutan akan serangan panik yang memengaruhi kehidupan sehari-hari.

Melansir dibanding Insider , tersedia 13 gejela yang menandai serbuan paik, antara lain:

  • Denyut dalaman meningkat
  • Sesak bernapas atau sulit bernapas
  • Berkeringat
  • Gemetar
  • Sensasi tersedak
  • Nyeri dada
  • Mual atau ketidaknyamanan perut
  • Kepala terasa ringan atau bingung
  • Merasa tiba-tiba sejuk atau panas
  • Pasif rasa atau kesemutan di bagian tubuh tertentu
  • Perasaan terlepas dari diri sendiri ataupun kenyataan
  • Rasa ketakutan bahwa Anda akan mati
  • Takut bahwa Anda kematian kendali

Karakter dengan serangan panik paling tidak mengalami 4 gejala di berasaskan.

Sementara tersebut, menurut Anthony Puliafico, PhD, seorang psikolog klinis di Universitas Columbia dan direktur Klinik Universitas Columbia menyatakan bahwa serangan kecemasan merupakan gelombang kecemasan mental.

Serangan kecemasan lazimnya disebabkan oleh perasaan cemas atau stres. Meskipun bisa menyerupai pukulan panik, serangan kecemasan mungkin tidak terlalu berpengaruh kuat pada wujud.

Baca Juga: Serba-serbi Hari Kesehatan Mental Sedunia yang Jatuh 10 Oktober

Meski Mirip, Begini Bedanya Serangan Kepanikan dan Kecemasan - 2
Ilustrasi cemas. (Shutterstock)

Sarah O’Rourke, PhD, seorang psikolog klinis dalam Duke Health menyatakan bahwa gempuran kecemasan sering kali digambarkan jadi gejolak gangguan kecemasan umum. Serbuan kecemasan mungkin menunjukkan gejala dengan mirip dengan serangan panik, sekalipun tidak separah panik, antara asing:

  • Sakit dada
  • Radang dingin
  • Denyut dalaman meningkat
  • Sakit besar ringan
  • Berkeringat
  • Ketakutan 

Serangan kecemasan juga bisa membuat gangguan kecemasan jika terjadi berulang dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.