Vitamin U untuk Atasi Maag & 4 Berita Kesehatan Lainnya

Vitamin U untuk Atasi Maag & 4 Berita Kesehatan Lainnya

Suara. com – Pembahasan tentang vitamin U untuk mengatasi maag menjadi berita kesehatan terbanyak dibaca hari ini.

Ada juga masker dengan bisa menon-aktifkan virus Corona mematok prediksi kasus Covid-19 sebagai pengaruh libur panjang.

Simak berita kesehatan menarik lainnya berikut ini ya!

1. Mengenal Vitamin U, Bisa Sembuhkan Maag hingga Atasi Luka?

Baca Juga: Aspirin Cegah Kematian Pasien Covid-19 dan 4 Berita Kesehatan Lain

Jus sayur yang mengandung vitamin U
Jus sayur yang mengandung vitamin U

Pernahkah Anda mendengar sebutan vitamin U? Meski vitamin ini tak familiar, namun pada mula 1950-an, vitamin U disebut buat mengidentifikasi senyawa dalam jus kubis.

Terlepas dari namanya, vitamin U bukanlah vitamin yang sebenarnya melainkan bani dari asam amino metionin. Vitamin U sendiri tidak hanya tersedia sebagai suplemen tetapi juga ditemukan secara alami dalam berbagai makanan terutama sayuran silangan seperti kubis, brokoli, kubis Brussel, dan kangkung.

Baca selengkapnya

2. Canggih! Masker Ini DIklaim Bisa Menonaktifkan Virus Corona

Ilustrasi perempuan memakai masker. (Pixabay/Juraj Varga)
Ilustrasi perempuan memakai kedok. (Pixabay/Juraj Varga)

Dalam perang melawan virus corona baru, masker wajah telah menjadi pilihan terbaik kami sejauh tersebut. Mulai dari masker N95 tenggat masker kain berlapis tiga.

Baca Juga: Risiko Penularan Covid-19 di Motor dan 4 Berita Kesehatan Memikat Lainnya

Kini para ilmuwan sudah merancang masker wajah baru dengan lapisan anti-virus yang dapat menonaktifkan virus corona baru.

Baca selengkapnya

3. Dampak Liburan dan Demo, Dekan FKUI: Kasus Covid-19 Tembus 500 Ribu

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam Sp. PD., memprediksi kasus Covid-19 di Indonesia akan tembus hingga 500 seperseribu pada Desember mendatang.  

Ia memperkirakan, lonjakan infeksi baru akan berlaku lantaran dampak dari liburan panjang pekan ini, dan aksi pertunjukan beberapa hari terakhir.  

Baca selengkapnya

4. Infeksi Covid-19 Tak Kunjung Segar, Benarkah karena Long Covid?

Petugas memakai alat pelindung diri bersiap menjemput pasien tanpa gejala menggunakan bus sekolah di Posko Gabungan PSBB dan Gakplin Protkes, Kramat Jati, Jakarta, Kamis (24/9/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Petugas memakai alat penjaga diri bersiap menjemput pasien minus gejala menggunakan bus sekolah dalam Posko Gabungan PSBB dan Gakplin Protkes, Kramat Jati, Jakarta, Kamis (24/9/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Istilah long Covid ramai diperbincangkan, setelah sejumlah pengakuan pasien Covid-19 yang tak lekas sembuh meskipun telah menjalani pengobatan selama lebih dari 14 hari.

Menanggapi fenomena ini, pakar patologi klinik dari Primaya Hospital Bekasi Timur, dr Muhammad Irhamsyah, Sp. PK, M. Kes, mengatakan kasus long Covid semakin banyak ditemukan akhir-akhir ini.

Baca selengkapnya

5. Perempuan Dilarang Menggaruk Kulit Saat Menstruasi, Keyakinan atau Fakta?

ilustrasi menggaruk kulit. (Shutterstock)
sketsa menggaruk kulit. (Shutterstock)

Banyak mitos beredar seputar menstruasi, salah satunya perempuan dilarang menggaruk kulit yang terhalang kain.

Sebab, kesibukan ini dianggap bisa menimbulkan petunjuk di kulit yang sulit dihilangkan. Mitos atau fakta ya?

Baca selengkapnya