Update Covid-19 Global: India Berangkat Longgarkan Pembatasan Hari Ini

update-covid-19-global-india-mulai-longgarkan-pembatasan-hari-ini-1

Dapatkan promo member baru Pengeluaran HK 2020 – 2021.

Suara. com – Perkembangan terbaru infeksi Covid-19 per Senin (7/6) pukul 08. 15 WIB, jumlah kasusnya telah mencapai 174 juta diseluruh negeri. Dari angka tersebut, sebanyak 3, 74 juta karakter telah meninggal. Sedangkan 157, 3 juta orang sudah berhasil sembuh.

Tercatat dalam situs worldometers. info, sedang ada 12, 98 juta orang yang positif Covid-19 di seluruh dunia. Sebesar 87. 261 orang antara lain dalam kondisi kritis.  

Laporan urusan harian juga kematian sedang didominasi India. Meski begitu, pembatasan wilayah telah direncanakan di beberapa wilayah.  

Selama alami tsunami Covid sejak Maret lalu dan mencapai puncaknya pada April, negara itu melaporkan total kasus terendah selama dua bulan terakhir. Sebanyak 114. 460 infeksi Covid-19 terakhir dilaporkan Minggu (6/6) terendah dalam dua bulan, sementara jumlah kematian meningkat dua. 677 jiwa.

Baca Juga: Studi: 40% Pasien Covid-19 Anak Berisiko Meninggal Dunia

Anggota keluarga Vijay Raju, yang meninggal karena aib virus corona (COVID-19), sedu sebelum kremasinya di negeri krematorium di desa Giddenahalli di pinggiran Bengaluru, India, Kamis (13/5/2021). [Antara/Reuters/Samuel Rajkumar/FOC/sa]

Karena itu beberapa negeri bagian bersiap untuk melonggarkan pembatasan pergerakan. India mempunyai jumlah infeksi virus corona terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat dengan total kasus 28, 8 juta, menurut data kementerian kesehatan. Negara ini telah menderita 346. 759 moralitas.

Gelombang kedua virus corona yang sebagian besar memukul pedalaman pedesaan negara tersebut belum mereda, tetapi New Delhi dan kota-kota lain sedang berupaya untuk memungkinkan lebih banyak bisnis berfungsi dan aturan pergerakan dilonggarkan mulai hari ini, Senin (7/6), dikutip dari Channel News Asia.

Negara periode barat Maharashtra, yang terkaya di India dan memutar menderita infeksi selama aliran kedua, berencana untuk memulai minggu ini dengan pelonggaran secara bertahap dari penguncian ketat yang diberlakukan dalam bulan April.  

Para ilmuwan telah memperingatkan gelombang ketiga virus corona yang dapat menerjang India di akhir tahun, kemungkinan akan lebih berdampak pada anak-anak.

Sementara itu, India juga semakin memajukan upaya vaksinasinya dalam beberapa minggu terakhir setelah mula yang lambat. Namun para-para ahli perkirakan mayoritas sebab 1, 3 miliar penduduknya diperkirakan tetap tidak divaksinasi pada saat potensi gelombang ke-3 melanda.

Baca Juga: Banyak Hoaks soal Covid-19, Satgas: Masyarakat Harus Cari Sumber yang Valid