Ulung Menjelaskan Mengapa Sulit Menghubungkan Miokarditis dengan Vaksin Covid-19

ahli-menjelaskan-mengapa-sulit-menghubungkan-miokarditis-dengan-vaksin-covid-19-1

Promo menarik pada undian Data SGP 2020 – 2021.

Suara. com – Pada minggu tersebut, para peneliti di Israel melaporkan bahwa mereka telah menemukan kemungkinan hubungan antara vaksin Pfizer-BioNTech Covid-19 dan kasus miokarditis pada adam muda.

Laporan tersebut mengikatkan sekitar satu dari 5. 000 pria yang menyambut vaksin mungkin mengalami efek samping tersebut.

Namun, sejauh ini, masukan belum cukup kuat buat membuktikan bahwa vaksin menimbulkan kasus radang jantung garib tersebut.

Sebab, para pakar mengatakan masih ada sebanyak faktor yang membuatnya suram untuk menghubungkan miokarditis secara vaksin Covid-19.

Baca Juga: Orang Tua Berperan Penting dalam Pencegahan Transmisi COVID-19 pada Anak-anak

Apabila ada hubungannya, istimewa untuk dicatat bahwa sebagian besar kasus miokarditis dengan muncul pada orang yang baru divaksin bersifat rendah dan dapat diobati dengan obat anti-inflamasi, seperti steroid.

Ilustrasi miokarditis pada lelaki. (Shutterstock)

Kausa peneliti sulit menghubungkan miokarditis dengan Covid-19

Laporan Israel, yang penyusunannya dipimpin oleh kepala penyakit di dalam Hadassah Medical Center di Yerusalem, Dror Mevorach, melahirkan lebih dari 110 urusan miokarditis di Israel terjadi sekitar waktu vaksinasi Covid-19, sebagian besar setelah suntikan kedua.

Mayoritas radang jantung ini berlaku pada laki-laki usia bujang, dari 16 hingga 24 tahun. Tetapi dalam iklim umum pun, pria yang lebih muda memang lebih mungkin terkena miokarditis daripada wanita, lapor Live Science.

Petunjuk dari rumah sakit itu juga menunjukkan tingkat urusan miokarditis dalam beberapa bulan terakhir lima hingga 25 kali lipat lebih agung dari catatan kasus dalam tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga: Angka Harian Terendah Covid-19 di India, Tembus 120. 000 Dalam Sehari

Menanggapi laporan itu, perusahaan pembuat vaksin Pfizer mengatakan bahwa vaksin mereka tidak ada hubungan sebab akibat dengan miokarditis.

Mahir penyakit menular di Orlando Health Arnold Palmer Hospital for Children, Alejandro Jordan-Villegas, mengungkapkan satu kesulitan menemukan hubungan antara vaksin dengan miokarditis adalah bahwa tingkat kasus sebenarnya di populasi umum tidak jelas.

Sinse berpikir bahwa angkanya sekitar dua hingga tiga kejadian per 100. 000 karakter per tahun, tetapi bisa lebih tinggi karena urusan mungkin tidak dilaporkan.

“Itu membuat sulit mengatakan, ‘apakah kasusnya benar-benar meningkat atau tidak’, ” kata Alejandro Jordan-Villegas.

Terlebih miokarditis tersebut sendiri biasanya disebabkan sebab infeksi virus, khususnya virus yang dikenal sebagai enterovirus. Di sisi lain, dalam masa pusim panas itu dokter biasanya akan melihat peningkatan kasus enterovirus, sehingga sulit untuk membuat hubungan khusus dengan vaksin Covid-19.

Laporan Israel juga tidak memasukkan informasi tentang tingkat miokarditis dalam populasi yang tidak divaksinasi. Padahal itu diperlukan buat menunjukkan bahwa vaksin jadi penyebabnya.