Stres Bisa Pengaruhi Detak Jantung, Begini Cara Mengelolanya!

stres-bisa-pengaruhi-detak-jantung-begini-cara-mengelolanya-1

Jackpot hari ini Result SGP 2020 – 2021.

Suara. com – Pandemi virus corona Covid-19 yang berlangsung cukup lama dan mengubah banyak kesibukan manusia, telah membuat sebagian besar orang lebih stres.

Apalagi, kondisi ini menyekat ruang gerak semua orang untuk beraktivitas keluar rumah atau bertemu dengan ahli guna mencegah penyebaran virus corona.

Di akhirnya, stres akibat pandemi virus corona ini berdampak pada kesehatan fisik serta mental seseorang. Tanpa disadari, stres juga memberikan buah jangka panjang pada tubuh, termasuk jantung.

Seperti dengan kita tahu, stres lupa satu penyebab utama aib jantung. Bahkan, stres ringan bisa menyebabkan masalah dalaman, seperti aliran darah yang buruk ke otot dalaman.

Mengaji Juga: Studi: Vaksin Covid-19 2 Kali Bantu Lawan Varian Mutakhir Virus Corona

Sedangkan, stres jangka panjang bisa menyebabkan pembekuan darah yang berakibat fatal, seperti stroke. Karena itu, penting keahlian bahaya stres pada jantung dan cara mencegahnya.

Ilustrasi Jantung/freepik/jcomp

Jalan stres memengaruhi jantung

Stres bisa memengaruhi perilaku dan faktor-faktor kondusifitas jantung, seperti tekanan darah agung dan kadar kolesterol, merokok, aktivitas fisik dan obesitas.

“Orang dapat saja mengonsumsi alkohol untuk mengurangi stres secepat barangkali, tapi itu bisa meningkatkan tekanan darah dan merusak dinding arteri jantung, ” kata Dr. Mohan Nair, Kepala dan Koordinator, Bagian Kardiologi dikutip dari Times of India.

Stres tersebut sendiri menjadi salah utama faktor risiko penyakit dalaman akibat paparan stres kronis pada tubuh. Tingkat hormon stres yang tinggi, bagaikan hormon adrenalin dan kortisol bisa memengaruhi pembekuan darah yang bisa menyebabkan efek masalah jantung, seperti jantung berdebar atau detak jantung abnormal.

Baca Juga: Afrika Selatan Deteksi 4 Kasus Infeksi Varian Perdana Virus Corona India

Aritmia mengacu pada denyut jantung yang tidak lazim. Jika jantung berdetak sungguh-sungguh cepat atau lambat, itu mengindikasikan masalah atau keganjilan pada sistem kelistrikan dalaman.

Jantung biasanya berdetak minus suara dan kebanyakan lantaran kita tidak memperhatikan ritmenya. Namun, sensasi sederhana pada jantung mungkin merupakan kode peringatan potensi aritmia. Fakta lainnya termasuk pusing, sesak napas, nyeri dada, nanar, lemas dan pingsan.

Cara mengendalikan stres

Tubuh merespons stres meniti manifestasi seperti sakit kepala, memeriksa punggung, atau lara perut. Stres juga dapat menurunkan tingkat energi, mengacaukan pola tidur dan menyusun Anda merasa aman, pelupa, dan tidak terkendali.

Kamu bisa mengatasi stres secara cara-cara sederhana berikut ini:

  1. Bersikap tentu
  2. Berbicara ataupun bercerita
  3. Penggunaan makanan sehat dan sebanding antara sayuran dan pokok
  4. Jaga berat badan yang sehat
  5. Cukup tidur
  6. Latihan teknik asimilasi dan yoga