Rantai Dingin Belum Siap Jadi Alasan Vaksin Pfizer Cuma Didistribusi ke Jabodetabek

rantai-dingin-belum-siap-jadi-alasan-vaksin-pfizer-cuma-didistribusi-ke-jabodetabek-1

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SDY 2020 – 2021.

Suara.com – Kementerian Kesehatan mengakui bahwa masih terdapat kendala dalam distribusi vaksin Pfizer ke daerah di luar Jabodetabek. Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan bahwa tantangan distribusi tersebut yakni terkait dengan kesiapak rantai dingin di sejumlah daerah. 

“Ini karena rantai dinginnya harus tertentu yaa -70 0C dan kita akan menyelesaikan dulu Jakarta dan aglomerasinyaa karena ini merupakan salah satu upaya penanganan yg sifatnya secara kluster,” kata Nadia saat dihubungi Suara.com, Sabtu, (21/8/2021). 

Nadia juga mengatakan bahwa perlu ada refrigator untuk menjaga kualitas vaksin dalam proses distribusi. Karena, jika tidak vaksin yang didistribusikan akan rusak. 

“Tidak mudah menyiapkan rantai dingin -70 perlu ada refrigerator khusus dengan kestabilitas pasokan listrik yg memadai karne kalau tidak vaksin akan rusak,” kata Nadia. 

Baca Juga: Vaksinasi Ibu Hamil Dilanjutkan, 1.100 Orang di Kota Jogja Bakal Dapat Pfizer

Petugas cargo menurunkan envirotainer berisi vaksin COVID-19 Pfizer dari pesawat setibanya di Terminal Cargo Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (19/8/2021). ANTARA FOTO/Fauzan

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 1.560.780 juta dosis vaksin Pfizer telah tiba di Indonesia pada Kamis lalu melalui skema pembelian langsung.

Vaksin Pfizer dengan merek COMIRNATY yang sudah tiba di Indonesia akan diperuntukan bagi masyarakat umum yang belum pernah menerima sebelumnya secara gratis.

Tentunya, banyak masyarakat yang bertanya akan didistribusikan kemana vaksin Covid-19 Pfizer ini?

Dikutip dari keterangan pers Kementerian Kesehatan, Pada tahap awal, vaksin ini telah didistribusikan ke wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, Tanggerang Selatan dan Bekasi.

Prioritas pemberian ke wilayah Jabodetabek dikarenakan sistem logistik yang kompleks dibandingkan dengan jenis vaksin lainnya. 

Baca Juga: Selain Moderna, Ini Vaksin Covid-19 yang Direkomendasikan untuk Pasien Autoimun

“Vaksin ini harus disiapkan oleh petugas kesehatan yang sudah dilatih menggunakan teknik tertentu dalam menangani rantai dingin, termasuk cara mencairkan dan mengencerkan vaksin sebelum disuntikan,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat drg. Widyawati, MKM.