Punya Peran Krusial Selama Pandemi, Perawat Wajib Diapresiasi

punya-peran-krusial-selama-pandemi-perawat-wajib-diapresiasi-1

Jackpot hari ini Result SGP 2020 – 2021.

Suara. com – Pada Hari Perawat Nasional, komentar setinggi-tingginya wajib diberikan kepada perawat yang telah main di garda terdepan.

“Peran perawat ini sangat krusial, kawan-kawan dokter tidak bisa bekerja sendiri tanpa pertolongan kawan-kawan perawat dan kita tahu mereka bekerja sangat komprehensif. Mereka bisa menjadi motivator dan pada masa awal pandemi, advokasi kawan-kawan perawat sangat luar piawai dalam mencegah timbulnya stigma negatif bagi pasien COVID-19, ” jelas Dr. Sugiyanto, S. Pd, M. App. Sc, Kapusdik SDM Kesehatan tubuh Kemenkes dalam siaran pers dari KPCPEN Rabu (17/3/2021).

Dr. Sugiyanto juga menuturkan bagaimana longgar hati para perawat di menjalankan tugas mereka.

“Para perawat tersebut datang barangkali harus membiarkan keluarga, semata agar pasien tersebut cepat sembuh, itu ujung tombak pada periode pandemi ini, ” terangnya.

Pada kesempatan yang setara, Harif Fadillah, Ketua Umum Persatuan Perawat Nasional Nusantara (PPNI) juga memberikan kritik kepada para perawat yang hingga kini masih berjuang menanggulangi pandemi.

Baca Juga: Hari Perawat Nasional, PPNI: Peran Perawat Istimewa dalam Penanganan Pandemi

“Secara umum, tugas perawat itu memberikan asuhan keperawatan baik saat pandemi maupun sebelum pandemi. Memang tersedia tantangan tersendiri saat pandemi seperti saat ini, seperti sifat penyakitnya yang gampang menular, sehingga perawat kudu lebih hati-hati, waspada, serta disiplin. Jumlah pasien yang tinggi juga memberikan kewajiban yang lebih dari biasanya, ” jelasnya menggambarkan perihal yang dihadapi perawat.

Di dalam tugasnya, Harif menjelaskan tersedia pembekalan yang diberikan untuk menangani pasien COVID-19 pada lapangan.

“Sebelum menghadapi pasien, perawat mendapatkan pelatihan biar terhindar dari penularan, selalu pelatihan basic life support, jadi sebelum terjun itu diberikan pembekalan tambahan, tidak terbatas memberi perhatian fisik, juga memberikan motivasi, berbentuk ingin sembuh, kemandirian, termasuk memberikan semangat kepada anak obat, ” terangnya.

Selaku Ketua PPNI, Harif tak lupa berpesan pada rekan-rekan perawat yang keadaan ini masih mengabdi memukul kasus COVID-19 agar tidak kendur semangatnya dalam melayani masyarakat.

“Bagi sahabat pembela, Hari Perawat Nasional ini adalah momentum yang tertib untuk membuktikan bahwa profesi kita mulia. Tetap bekerja secara profesional, menjaga etika yang tinggi, menjaga peraturan agar tidak tertular & mengabdi pada negeri, ” katanya.

Baca Juga: Sejarah Hari Perawat Nasional

Evy Ina Sasauw, Perawat RSDC Wisma Atlet, menceritakan pengalamannya di lapangan saat merawat pasien COVID-19.