Penanggung Diabetes Tipe 2 Punya Fungsi Otot yang Membatalkan, Apa Penyebabnya?

penderita-diabetes-tipe-2-punya-fungsi-otot-yang-buruk-apa-penyebabnya-1

Jackpot hari ini Result SGP 2020 – 2021.

Suara. com – Diabetes tipe 2 merupakan keburukan kronis yang dapat menghasilkan penderitanya sulit menyembuhkan luka di tubuhnya. Kini, sebuah penelitian menunjukkan penyakit ini juga terkait dengan kegiatan otot yang lebih buruk.

Studi yang dilakukan sebab peneliti dari Lund University di Swedia menemukan pada diabetes tipe 2, gen tertentu dibutuhkan bagi kemampuan sel induk otot di membuat sel otot gres yang matang.

“Pada orang dengan sakit tipe 2, gen VPS39 secara signifikan kurang rajin dalam sel otot dibandingkan pada orang lain, serta sel induk dengan aktivitas gen yang lebih sedikit tidak membentuk sel otot baru dengan tingkat yang serupa, ” kata pemimpin menuntut Charlotte Ling, profesor epigenetik di Lund University.

Gen tersebut sangat penting masa sel otot menyerap gula dari darah dan membangun otot baru, menurut Medical Xpress .

Mengucapkan Juga: Ingat-ingat, Kurang Vitamin D Bisa Ganggu Fungsi Otot

Penderita diabetes tipe 2 memiliki kemampuan produksi insulin yang buruk, dan mereka mengalami peningkatan gula pembawaan secara kronis. Otot umumnya lebih buruk dalam meminta gula dari makanan, & fungsi serta kekuatan urat terganggu.

Ilustrasi tes gula darah (Foto: shutterstock)

Dalam studi kali itu, peneliti ingin menyelidiki apakah pola epigenetik pada organ punca otot dapat memberi jawaban mengapa penderita diabetes tipe 2 mengalami kekacauan fungsi otot.

Para peneliti mempelajari perubahan epigenetik pada sel induk otot di dalam 14 peserta dengan diabetes tipe 2 dan 14 orang sehat. Mereka selalu mengekstraksi sel otot yang matang dan membandingkannya.

“Studi tersebut dengan jelas menunjukkan sel pokok otot yang tidak memiliki fungsi gen VPS39, dengan jumlahnya lebih rendah dalam penderita diabetes tipe 2, tidak memiliki kemampuan buat membentuk sel otot anyar yang matang, ” introduksi peneliti Johanna Säll Sernevi.

Ia melanjutkan, mekanisme tidak dapat mengubah metabolisme penderita diabetes dengan cara yang sama seperti sel pokok otot dari orang bugar.

Baca Juga: Natural Terjadi, Apa Sebab Otot Berkedut? Begini Penjelasannya

“Karena itu, sel tetao tidak matang atau rusak dan mati, ” tinggi Sernevi.