Orangtua Sering Suruh Anak, Apakah Termasuk Eksploitasi?

Jackpot hari ini Result SGP 2020 – 2021.

Suara. com – Nusantara memang terkenal dengan tata santunnya, termasuk etika bani terhadap orang yang bertambah tua. Salah satunya konvensi anak membantu orangtua.

Tetapi di Indonesia ada pembatasan mempekerjakan anak di bawah 18 tahun, dan pelakunya bisa dipidanakan.

Lantas, bagaimana dengan orangtua yang meminta bantuan anak, apakah termasuk mempekerjakan bani?

Direktur Bina Pemeriksaan Kebiasaan Ketenagakerjaan, Ditjen Binwasnaker serta K3, Kemnaker, Yuli Adiratna mengatakan anak yang sekedar membantu orangtua masuk pada kriteria anak yang berlaku, bukan anak yang dipekerjakan.

Membaca Juga: Balada Drama Anak Kos Tidak Punya Mangkok, Bikin Terbuka Sedih Gegara Pakai Itu

“Kalau anak yang bekerja itu bagian dari proses pendidikan, ” terang Yuli dalam acara keterangan Hari Dunia Menentang Pelaku Anak, Sabtu (12/6/2021).

Ilustrasi anak peduli lingkungan. (Elements Envato)
Ilustrasi anak disuruh orangtua buang sampah. (Elements Envato)

Praktik ini kata Yuli, sudah terjadi di kelompok perkampungan, yang meminta budak untuk bantu orangtua membentengi warung atau mengajak ke ladang di waktu tertentu saat anak pulang madrasah, atau saat anak padahal libur panjang sekolah.

“(Membantu orangtua) seperti itu dasar diperbolehkan. Intinya anak dengan bekerja ini haknya tak terlanggar, ” tutur Yuli.

Hak budak ialah mendapatkan kasih roman, bermain sesuai usianya, dapat perlindungan dan pendidikan ataupun sekolah.

Hal ini selalu tertuang dalam Konvensi Sah Anak yang juga dideklarasikan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).

Mengucapkan Juga: Simpulan Pencabulan Anak di Lembah Umur Tanjungpinang Kembali Merayap

Adapun ciri budak yang dipekerjakan, selain tidak mengindahkan hak anak. Bani juga bekerja dalam jangka waktu lama hingga suangi hari, terpapar zat kimia, yang bisa menganggu kesehatan tubuh fisik dan mentalnya.