Lansia Lebih Rentan Meninggal Kelanjutan Covid-19 dan Berita Terpopuler Lainnya

lansia-lebih-rentan-meninggal-akibat-covid-19-dan-berita-terpopuler-lainnya-5

Jackpot hari ini Result Sidney 2020 – 2021.

Suara. com kacau Selama tersebut lansia menjadi salah mulia kelompok paling rentan untuk tertular virus corona Covid-19. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bahkan mengatakan kalau 50 persen lansia yang positif Covid-19 meninggal.

Tatkala itu, update Covid-19 ijmal terbaru mengungkapkan bahwa situasi di Paris, mencekan akibat pandemi. Dua kabar sebetulnya merupakan berita terpopuler di kanal health Suara. com. Berikut ini berita terpopuler lainnya.

satu. Menkes Budi: 50 Persen Lansia Tertular Covid-19 Parah dan Meninggal Dunia

Menkes Budi Gunadi Sadikin. (instagram @sekretariatkabinet)
Menkes Tabiat Gunadi Sadikin. (instagram @sekretariatkabinet)

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan 10 tip kasus Covid-19 di Nusantara terdiri dari lansia ataupun mereka yang berusia lebih dari 60 tahun.

Baca Juga: Ngeri! Tujuh Kuburan Pasien Covid-19 Diduga Dibongkar, Empat Mayat Gaib

“Dari 100 orang yang terkena Covid-19, dasar hanya 10 persen lansia, ” ujar Menkes Budi saat peluncuran Grab Vaccine Center, Sabtu (13/3/2021).

Menyuarakan selengkapnya

2. Menkes Budi: Vaksin Covid-19 Tidak Bikin Orang Jadi Thor

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Dok: YouTube/ Sekretariat Kabinet RI)
Menteri Kesehatan Tabiat Gunadi Sadikin. (Dok: YouTube/ Sekretariat Kabinet RI)

Menteri Kesehatan tubuh (Menkes) RI  Budi Gunadi Sadikin mengingatkan kepada para driver online , untuk tidak merasakan menjadi orang yang kukuh dan super kuat  setelah disuntik vaksin Covid-19.

“Pengemudi Grab (driver online), tanpa habis disuntik merasa semacam Superman, lebih kuat sejak Kapolri atau Brigjen Polri, ” ujar Menkes Sifat dalam acara peluncuran Grab Vaccine Center, Sabtu (13/3/2021).

Menangkap Juga: Telah Pernah Terinfeksi Corona? Jadi Anda Hanya Butuh Satu Dosis Vaksin

Membaca selengkapnya

3. Update Covid-19 Global: Suasana Paris Mencekam Akibat Pandemi

Ilustrasi jalanan di Kota Paris yang sepi. (Pixabay/Jonny_joka)
Ilustrasi jalanan di Kota Paris yang sepi. (Pixabay/Jonny_joka)

Sejumlah negara sedang belum berhasil mengendalikan pandemi Covid-19, terbukti dengan angka kasus yang masih tetap bertambah. Update Covid-19 Sabtu (13/3/2021), mengutip Worldometers pukul 09. 00 WIB, membuktikan hari ini bertambah 487. 847 kasus positif baru.

Hasilnya total di dunia ada 119, 5 juta orang yang pernah terinfeksi Covid-19. Kematian sehari berserang 9. 351 orang, sehingga total kematian mencapai 2, 6 juta jiwa.

Baca selengkapnya

4. Sudah Pernah Terkena Corona? Mungkin Anda Hanya Butuh Satu Dosis Vaksin

Ilustrasi vaksin Covid-19. (Elements Envato)
Sketsa vaksin Covid-19. (Elements Envato)

Bila sudah pernah terinfeksi Covid-19, mungkin Anda hanya menetapkan mendapatkan satu suntikan vaksin Pfizer atau Moderna. Kepala suntikan mungkin cukup untuk melindungi dari infeksi Covid-19 di masa mendatang.

“Kami menunjukkan bahwa respons antibodi terhadap dosis vaksin mula-mula pada orang dengan kekebalan yang sudah ada sebelumnya sama dengan atau bahkan melebihi respons pada karakter yang tidak terinfeksi sesudah dosis kedua, ” sirih rekan penulis studi Dr. Viviana Simon. Dia seorang profesor di departemen mikrobiologi dan kedokteran di Icahn School of Medicine di Mount Sinai di New York City seperti dengan dikutip dari Medicinenet .

Baca selengkapnya

5. Pelarangan Vape Diprediksi Bikin Jumlah Perokok Meningkat

Ilustrasi vape atau rokok
Ilustrasi vape atau cerutu

Semasa ini vape atau cerutu elektronik dipercaya menjadi pilihan untuk bisa mengurangi penggunaan rokok. Namun, jutaan konsumen vape di Asia gawat untuk terpaksa kembali ke rokok jika proposal Pola Kesehatan Dunia (WHO) terpaut rokok elektronik dan keluaran tembakau alternatif lainnya disahkan oleh anggotanya.

Sebuah masukan terbaru yang diterbitkan komisi regulasi tembakau WHO menyarankan pelarangan terhadap hampir seluruh jenis vape, khususnya vape dengan sistem terbuka (open system). Bukan diatur, memperbedakan dilarang.

Menyuarakan selengkapnya