Kelelahan Penguncian Sebabkan Peningkatan Kasus Virus Corona, Kok Bisa?

Kelelahan Penguncian Sebabkan Peningkatan Kasus Virus Corona, Kok Bisa?

Suara. com kacau Awalnya, masa penguncian atau isolasi mandiri selama pandemi virus corona Covid-19 menimbulkan kewaswasan mengenai kesejahteraan dan kesehatan seseorang.

Akan tetapi sekarang, kelelahan akibat masa penguncian dan tingkat penderitaan yang semakin tinggi sejak pertama pandemi meluluskan dampak yang lebih luas.

Banyak orang berangkat lalai melakukan tindakan perlindungan muncul dan pencegahan penularan virus corona Covid-19. Mereka juga mungkin sudah menganggap ringan pandemi virus corona Covid-19.

Hal itulah yang membuat banyak orang mengabaikan tindakan jarak sosial dan sanitasi. Sehingga mereka lebih rentan terinfeksi virus corona.

Baca Juga: Ahli Buat Semprotan Hidung dengan Bisa Kurangi Risiko Virus Corona 78 Persen

Dibawah ini dilansir dibanding Times of India , beberapa faktor yang menerbitkan kelelahan masa penguncian menyebabkan pengembangan kasus virus corona Covid-19.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

1. Kurangnya pengetahuan tentang risiko infeksi ulang

Banyak orang yang tertular virus corona Covid-19 justru bebas beraktivitas tanpa berpikir virus masih bisa menginfeksi mereka. Banyak yang memandang ringan kondisi ini dan yakin dirinya tidak akan terinfeksi lagi.

Padahal perasaan ini bisa menempatkan mereka di bahaya. Seharusnya mereka tetap menghindari kerumunan, menjaga jarak sosial & tetap memakai masker.

2. Sungguh-sungguh berharap pada vaksin

Baca Juga: Benarkah Segelas Jus Jeruk Setiap Hari Bisa Cegah Infeksi Virus Corona?

Meskipun vaksin bisa memberikan perlindungan dan menghentikan penyebaran virus sampai batas waktu tertentu. Tapi, vaksin bukanlah bentuk pertahanan utama.