Guru Besar Kedokteran UNPAD Mengambil Masyarakat Tunda Mudik, Barang apa Alasannya?

guru-besar-kedokteran-unpad-minta-masyarakat-tunda-mudik-apa-alasannya-1

Jackpot hari ini Result Sidney 2020 – 2021.

Suara. com porakporanda Anjuran buat tidak mudik alias pulang kampung kembali datang sebab pakar kesehatan, dua pasar menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Kali ini, Pengasuh Besar Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran Prof. dr. Cissy Rachiana Sudjana Prawira-Kartasasmia Sp. A (K), M. Sc, PhD, meminta agar masyarakat bersabar untuk tidak pegangan dulu tahun ini.

Ia mengatakan, zaman ini bahaya pandemi COVID-19 masih mengancam.

“Bahaya zaman pandemi COVID-19 masih mengancam. Tinggal dulu di sendi, jangan mudik dulu lebaran tahun ini, ” ungkapnya, lewat keterangan yang diterima Suara. com, Rabu (28/4/2021).

Membaca Juga: Sebesar 866 Santri Mudik ke Kabupaten Bondowoso

Ilustrasi suasana mudik dan stasiun Kota Bandung (Suara. com)

Menurut Prof Cissy, bersilahtruahmi kepada saudara dalam kampung masih bisa dikerjakan, meski dari jauh. Sebab itu, ia berpesan supaya masyarakat tetap mematuhi adat kesehatan, seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan giat mencuci tangan.

Tidak cuma itu, masyarakat yang telah divaksinasi juga wajib mematuhi protokol kesehatan.

“Walau sudah divaksin lengkap, itu masih bisa tertular dan menulari orang lain. Karena itu, patuhi protokol kesehaatan, ” jelasnya.

Meski begitu menurut Juru Cakap Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menyampaikan, COVID-19 di Indonesia masih lestari terkendali.

Hal ini bertentangan dengan negara lain, bagaikan Amerika Serikat, India, Brasil, Prancis, dan juga Turki.

Baca Juga: Pembatasan Mudik Bikin Tak Berkutik, 95 Persen Driver serta Kernet Dirumahkan

Selain itu, dalam era globalisasi penularan virus tidak mengenal batas teritorial negara. Tersebut terbukti ditemukannya mutasi virus yang menular dari kepala negara ke negara lain, termasuk Indonesia.