Gawat! Ada 15 Warung Rokok Setiap Satu Kilometer Persegi di Jakarta

Info seputar HK Hari Ini 2020 – 2021.

Suara. com kepala Harga dengan murah dan mudahnya akses membeli rokok menjadi satu diantara faktor tingginya angka perokok di Indonesia.

Berdasarkan bukti International Health Metric Evaluation (IHME) 2017, Indonesia adalah salah satu negara dengan angka kematian akibat paparan rokok tertinggi, termasuk maut akibat penyakit jantung serta berbagai jenis kanker.

Masukan klaim BPJS Kesehatan serupa menyebut penyakit akibat cerutu seperti penyakit jantung memasukkan urutan pertama dengan menghabiskan biaya sebesar 10, enam triliun dan kanker sebesar 3, 4 triliun di dalam 2018 lalu.

Hasil survei dari Pusat Kajian Taruhan Sosial, Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia (PKJS-UI) menunjukan, di Jakarta saja ada 8. 371 warung rokok eceran, tertinggi berada di wilayah Jakarta Timur (3. 085 warung rokok) dan Jakarta Barat (2. 139 warung rokok).

Mengucapkan Juga: Catat Nih! Jual Rokok di Bogor Sama Anak Dalam Bawah Umur Bakal Sanggup Sanksi

Apabila dipadankan dengan luas wilayah, dengan rata-rata terdapat kurang lebih 15 warung rokok eceran setiap satu kilometer kotak di DKI Jakarta.

Sementara dibandingkan dengan jumlah warga, didapati terdapat satu warung rokok eceran setiap 1. 000 penduduk di DKI Jakarta.

Warung rokok eceran juga berada dekat wilayah sekolah. Hasil survei menemukan di dekat lokasi madrasah, dari mulai tingkat SD hingga SMA/SMK, ditemukan sedikitnya 8 warung rokok eceran di setiap area sekitar sekolah di DKI Jakarta.

Sebanyak 61, 2 obat jerih warung rokok berlokasi invalid dari 100 meter sebab area sekolah.

Ketua Pengkaji Risky Kusuma Hartono mengutarakan, sebagian besar warung mempunyai media promosi rokok bersifat banner atau spanduk sebanyak 80, 7 persen. Apalagi dikatakan, sebesar 11, 3 persen warung pernah melakukan promosi rokok eceran berupa gratis produk lain.

Baca Pula: Revisi PP 109 Ancam Pendapatan Pelaku Tembakau

“Selain itu, terdapat 58, 1 persen warung memperbolehkan konsumen untuk membeli rokok eceran secara berhutang, ” paparnya dalam keterangan tertulis yang dibagikan kepada suara. com, Kamis (17/6/2021).