9 Tanda Anda Pintar, Kelelahan Sebabkan Jumlah Spesimen Covid-19 Berkurang?

9 Tanda Anda Pintar, Kelelahan Sebabkan Jumlah Spesimen Covid-19 Berkurang?

Suara. com – Anda mempunyai riwayat nilai pelajaran yang biasa-biasa saja? Jangan berkecil hati zaman, bisa jadi Anda lebih pintar dari yang Anda kira. Dilansir dari  Insider,   berikut sembilan tanda bahwa Anda  lebih pintar  dari yang Anda kira, dibantu oleh sains!

Kata Pelaksana Tugas (Plt. ) Dirjen Pencegahan dan Pengoperasian Penyakit (P2P) Kemenkes RI, dr. H. Muhammad Budi Hidayat, M. Kes, menyinggung mengenai faktor pasal menurunnya pemeriksaan spesimen, yaitu terkurasnya fisik petugas laboratorium yang berfungsi memeriksaan ratusan spesimen setiap sehari. Bagaimana kelanjutannya?

1. 9 Tanda Kalau Anda Lebih Pintar dari yang Anda Kira

Ilustrasi kecerdasan, IQ, pintar. (Shutterstock)
Sketsa kecerdasan, IQ, pintar. (Shutterstock)

Biasanya untuk tahu apakah seseorang itu pintar ataupun jenius, akan diukur dengan ulangan IQ. Semakin tinggi nilainya, maka dianggap semakin pintar.

Baca Juga: Menkes Terawan Dikabarkan Positif Covid-19, Ini Penjelasan Humas

Namun demikian, tersedia kemungkinan seberapa pintar Anda berpendapat dan seberapa pintar Anda faktual mungkin tidak sama persis, dan itu tidak bisa hanya didasarkan dari skor IQ.

Baca selengkapnya

2. Kemenkes Sebut Kelelahan Jadi Ciri Jumlah Spesimen yang Rendah

Petugas medis melepas baju hazmat sebelum membersihkan diri (dekontaminasi) usia bertugas menangani pasien COVID-19 di Puskesmas Kecamatan Gambir, Jakarta, Selasa (6/10/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Petugas medis melepas baju hazmat sebelum membersihkan diri (dekontaminasi) leler bertugas menangani pasien COVID-19 pada Puskesmas Kecamatan Gambir, Jakarta, Selasa (6/10/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Per hari Jumat (20/10) kemarin, sebanyak 2. 897 orang di Indonesia dinyatakan membangun terinfeksi Covid-19. Jumlah temuan kasus baru tersebut lebih sedikit dibanding temuan rerata harian yang bisa mencapai 3000 hingga 4000 kasus per hari.

Kata Pelaksana Tugas (Plt. ) Dirjen Pencegahan dan Pengoperasian Penyakit (P2P) Kemenkes RI, dr. H. Muhammad Budi Hidayat, M. Kes, hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya karena angka pemeriksaan spesimen yang redup drastis.

Baca Juga: Akhir Pekan, Hotel di Sejumlah Pantai Pandeglang Lengkap Diserbu Wisatawan

Baca selengkapnya

3. Jaga Asupan Vitamin D selama Musim Hujan, Konsumsi 3 Makanan Ini!

Vitamin D (Pixabay/stevepb)
Vitamin D (Pixabay/stevepb)

Asupan vitamin D yang cukup betul diperlukan selama pandemi virus corona Covid-19. Seseorang bisa mendapatkan nutrisi ini dari paparan alami cahaya matahari.

Namun pada musim hujan sekarang ini, paparan sinar matahari menjelma lebih jarang sehingga seseorang barangkali tidak cukup mendapat asupan vitamin D alami. Meski demikian,   semua orang bisa memikirkan jalan terbaik untuk mendapakan lebih banyak vitamin D melalui cara lain.

Mengucapkan selengkapnya

4. Penularan Covid-19 Bisa Diputus Tanpa Harus Menunggu Vaksin?

Ilustrasi herd immunity. (Shutterstock)
Ilustrasi herd immunity. (Shutterstock)

Kekebalan gabungan menjadi salah satu metode dengan dipercaya bisa memutus rantai penularan virus corona Covid-19.

Dengan kekebalan golongan, maka penularan infeksi akan berlaku makin luas sehingga warga diharapkan memiliki kekebalan akan virus itu.  

Baca selengkapnya

5. CDC Tambahkan 6 Gejala Baru Virus Corona Covid-19, Ini Daftarnya!

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)

Hangat tinggi dan batuk persisten merupakan dua gejala virus corona Covid-19 paling umum. Beberapa bulan lulus, hilangnya indra penciuman dan perasa pun dimasukkan dalam daftar gejala virus corona.

Kini, Pusat Pengendalian & Pencegahan Penyakit (CDC) sebagai awak kesehatan Amerika Serikat tertinggi telah memasukkan 6 gejala baru virus corona Covid-19.

Baca selengkapnya