7 Pola Pikir yang Menandakan Anda Mengidap Distimia

7-pola-pikir-yang-menandakan-anda-mengidap-distimia-1

Bonus harian di Keluaran SGP 2020 – 2021.

Suara. com – Distimia merupakan masalah kejiwaan turunan dari depresi, yang berpunya juga disebut sebagai persistent depressive disorder.

Distimia ialah bentuk kronis jangka lama dari gejala depresi, semacam kehilangan ketertarikan yang lazim aktivitas sehari-hari, merasa tidak ada harapan, produktivitas berkurang, harga diri yang rendah, dan perasaan yang tidak layak bagi siapapun.

Dalam pengantar buku I Want To Die But I Want To Eat Tteokpokki tulisan Baek Se Hae, dr. Jiemi Ardian Sp. KJ, mengutarakan adanya pola pikir bagi seorang yang memiliki gejala depresi dan distimia.

Barang apa saja? berikut pola budi yang telah dirangkum oleh Suara.

Baca Juga: Studi: Depresi dan Kecemasan Meningkat pada Mahasiswa Terakhir selama Pandemi

Black And White Thinking

Seseorang cenderung melihat sesuatu dengan 100 persen hitam & 100 persen putih. Makin tidak ada abu-abu dan warna yang lain. Hal ini menyorot pola budi secara terpolarisasi, saat dalam keadaan depresi.

Overgenerallization

Seseorang yang berharta di kondisi ini, kala menghadapi masalah yang terjadi, disebabkan oleh kesalahannya tunggal. Seperti jika teman yang menjauh, merupakan kesalahannya, apalagi rasa kesepian, dan juga kegagalan.

Fortune Telling

Baca Serupa: Awas, Khawatir dan Depresi Bikin Efek Alzheimer Makin DIni

Seseorang cenderung membayangkan periode depan dalam bayangan yang buruk. Seperti masa depannya akan sia-sia, juga order yang akan digantikan sebab orang lain.